Yayasan Empatiku Raih Penghargaan RAN PE Award 2024 untuk Kategori Program Inovatif dan Berkelanjutan

Yayasan Empatiku Raih Penghargaan RAN PE Award 2024 untuk Kategori Program Inovatif dan Berkelanjutan

Yayasan Empatiku menerima penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE) di Jakarta, Senin (19/8) sebagai Pelopor Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme pada kategori “Program Inovatif dan Berkelanjutan” dalam kegiatan RAN PE Awards 2024. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mewakili Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin dan diterima oleh Direktur Yayasan Empatiku, Mira Kusmarini.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Rancangan Aksi Nasional Pencegahan Ekstrimisme (RAN PE) Awards 2024. Kegiatan ini untuk memberikan penghargaan kepada kementerian lembaga yang sukses mencegah kekerasan mengarah pada terorisme di Tanah Air.

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dan Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel. Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah dinilai telah mencatat berbagai capaian selama kurang lebih empat tahun.

“Pemberian penghargaan RAN PE Tahun 2024 ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi seluruh pemangku kepentingan yang secara konsisten melakukan berbagai upaya dalam rangka pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme di Indonesia,” kata Wapres dalam sambutannya di The Westin Hotel, Jakarta Selatan, Senin, 19 Agustus 2024.

RAN PE ini diluncurkan oleh Wapres Ma’ruf Amin pada Juni 2021. Peluncuran RAN PE implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE).

Wapres mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan RAN PE 2024. Wapres juga mengapresiasi BNPT dan seluruh lembaga yang telah bekerja sama dan berkolaborasi dalam pelaksanaan RAN PE periode pertama.

Sementara itu, Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel menambahkan penghargaan ditujukan kepada kementerian lembaga pemerintah dan aktor non-pemerintah,yang memiliki inisiatif, komitmen, inovasi, dan kreatifitas dalam mengembangkan serta melaksanakan program dan kegiatan yang mendukung pelaksanaan RAN PE. Apresiasi juga disampaikan atas kemitraan dan dukungan negara-negara sahabat, mitra pembangunan, dan organisasi internasional dalam rangka mempercepat dan memperkuat implementasi RAN PE baik di pusat maupun daerah.

Rycko menyebut ada enam kategori penerima penghargaan RAN PE Awards 2024. Yaitu Kategori Inisiator dan Berkomitmen dalam Pelaksanaan RAN PE; Kategori Program Inovatif dan Berkelanjutan; Kategori Inspiratif dan Berdampak Nyata; Kategori Komitmen Gender Perspektif dalam RAN PE; Kategori Inisiator Kolaborasi Multipihak; dan Penghargaan kepada Mitra Pembangunan Pemerintah yang telah berkontribusi aktif dan memberikan dukungan dalam pelaksanaan RAN PE.

Penghargaan kategori Program Inovatif dan Berkelanjutan diberikan kepada Kemendikbud Ristek, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Provinsi Sulawesi Tengah, Wahid Foundation, Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia, Yayasan Empatiku, dan SETARA Institute.

“Empat tahun capaian RAN PE memiliki arti yang sangat penting dalam mewujudkan Indonesia aman, damai, dan harmoni. Lebih dari itu, aksi nasional ini juga semakin memperkuat toleransi dan membangun ketahanan warga sehingga terbentuk saya cegah, tangkal, dan lawan warga dari ideologi kekerasan, radikalisme, dan terorisme yang mengancam keutuhan NKRI di masa depan,” ungkap Kepala BNPT.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *